Cara Membuat linux Live USB (lily)

Ada perangkat lunak baru yang disebut Lili USB Creator, dengan LiLi kita dapat membuat sistem Linux ke dalam FlashDisk sangatlah mudah sekali, dan bahkan menjalankannya dari dalam Windows  juga bisa dilakukan dengan menggunakan salinan portabel dari VirtualBox yang disertakan pada instalasi.
Lili USB Creator dapat dijalankan di sistem operasi Windows saja (belum ada versi instalasi untuk linux, karena di linux sudah ada aplikasi untuk membuat boot linux USB semisal di”ubuntu”), kamu dapat mendownload installernya di sini. setelah selesai download dan instal aplikasinya. Yuks kita “oprek” linux live usbnya….
Langkah ke 1 : klik pilihan choose a usb key
Jika USB drive kamu belum terhubung, hubungkan(colokkan flashdisknya) sekarang dan menunggu beberapa detik sebelum menekan tombol refresh berwarna biru. Ketika kamu klik drop-down menu, kamu akan melihat flash drive baru dalam daftar. Pastikan Kamu pilih flash drive yang benar!!!, karena program ini juga berisi daftar hard drive kamu, dan dalam proses ini dipastikan drive yang kamu pilih akan diformat ulang menggunakan fat32. Jadi pastikan terlebih dahulu pilihan drivenya…..!!!
Langkah ke 2 : Choose a source
Pada sesi ini kamu pilih sumber/master linux yang akan dimasukkan ke dalam flash drive, opsi pertama ISO/IMG digunakan jika kamu sudah mempunyai file master linux yang berextensikan .iso , .img  atau .zip pada lokasi kamu ketahui. Opsi yang kedua CD digunakan jika kamu mempunyai master linux pada cd atau dvd. Opsi yang ketiga Download jika kamu tidak mempunyai master linux, pada opsi ini akan dilakukan proses download oleh aplikasi lili.
 
Gambar diatas adalah contoh opsi dari download, pilih linux yang akan di download secara manual atau otomatis.
Langkah ke 3 : Persistence
Keunggulan lili usb creator selain membuat mastering linux usb lebih mudah, juga konfigurasi persistence jadi lebih mudah lagi. Fitur persistence diperkenalkan pada linux 3 tahun terakhir, dengan menggunakan fitur ini kamu dapat menyimpan semua konfigurasi pada saat kita menggunakan linux live usbnya. Jadi fitur ini sama halnya kita mengganti fungsi harddisk dalam penggunaan sistem operasi sebenarnya (Read, Write). note: tidak semua linux/sistem operasi mendukung fitur persistence, jika fitur persistence aktif maka linux tersebut mendukung persistence mode. Cara menggunakan fitur ini kamu hanya cukup menggeser slider atau isi angka dalam kisaran MB sampai batas kemampuan/sisa flash drive yang kamu punyai. Lebih besar kapasitas flash drive, lebih besar pula kemampuan simpan persistencenya.
Langkah ke 4 : Options
Salah satu syarat untuk membuat linux live usb adalah flash drive diformat fat32. Pada langkah ke 4, ada 3 opsi yang bisa dipilih atau tidak. Pada centang opsi pertama, jika dipilih berfungsi untuk menyembunyikan file-file yang dicopykan kedalam flash drive maka ketika flash drive dilihat dari sistem operasi windows tidak terlihat file/folder yang ada. Centang opsikedua, format flash drive dalam fat32 secara otomatis oleh lili sebelum membuat mastering linux live usb. Centang opsi ketiga, kamu dapat menggunakan linux ketika menggunakan sistem operasi windows. Karena pada proses ini akan diinstalkan portabel virtualbox sebagai media virtualisasi dan dibutuhkan koneksi internet jika kamu memilih opsi ini.
 Langkah ke 5 : Create
Klik tombol dengan model kilat warna kuning untuk memulai proses mastering linux live usb, dan tunggu hingga selesai.
Jika  prosesnya sudah selesai, restart atau hidupkan komputernya masuk ke BIOS pilih boot pertama kali ke flash drive atau tekan tombol f12/f9/f10 sesuai komputer yang kamu pakai untuk memilih drive yang akan di boot.
Sumber :
Tutorial Video